kunang-kunang bersinar dalam kegelapan
seperti kelip bintang di langit
meniadakan dalam kehampaan
ku berjalan sambil memandang, memandang sekeliling akan kampung halaman, tempatku lahir, tempat ku bermain saat kecil dan tempat ku menatap saat ku menginjak remaja.
mungkin tak lama lagi hanya tinggal kenangan
ku pun temenung dalam lamunan panjang, bunyi seranggal malam kesunyia, saat ku tersadarku mentap langit dan melihat bintang yang seeakan jatuhke ujung bumi sana tuk memberi salam pada seseorang yang melihatnya dalam kenistaan saaat menjatuhkan air matanya
No comments:
Post a Comment